Selasa, 21 Desember 2010

Teruntuk Mama "My Super Hero"

Kuiingat semua tentang engkau, mama
Mengusap keningku ketika kau biarkan badan ini berada di pangkuanmu
Memeluk kemarahanku dengan pelukan hangatmu
Menatapku dengan penuh kasih sayang,
Menjaga anakmu ini ketika harus terbaring sakit,
Membiarkan tubuhmu letih demi anak yang seringkali menyakitimu,
Tapi ketahuilah wahai Ibuku tercinta,
dalam lubuk hati yang paling dalam ini,
Aku merindukan suaramu yang selalu terdengar oleh telingaku,
Merindukan hangatnya pelukanmu,
Mengharapkan kecupan bibirmu di pipiku ketika aku akan berangkat sekolah,
Menginginkan masakan yang selalu kau siapkan untuk anakmu ini,
Merindukan tatapan matamu ketika aku masih berjuang menatap masa depan,
Merindukan sentuhanmu ketika aku sudah tertidur,
Merindukan ayunan selimut ketka aku lupa memasangnya,
Merindukan air mata yang selalu kau berikan sebagai doa untuk anakmu ini

Tapi apa daya mama,
Raga ini sekarang berada jauh dari jangkauanmu,
Aku berada berpuluh-puluh kilo dari engkau
Demi satu motivasi yang selalu ingin ku persembahkan untukmu, Mama
Bisa membahagiakanmu dengan jalanku ini,


You are my spirit Mom.....
Let me to make you happy......

Anakmu ini tak pernah menyesal memiliki mama sepertimu
Mama adalah mama terhebat di dalam dunia ini

Selamat Hari Ibu

A tribut for My beloved Mom
Chodidjah
Ibu terhebat sepanjang masa

Minggu, 19 Desember 2010

Nasionalisme itu bukan sekedar kata

Akhirnya setelah sekian lama ingin menulis mengenai hal ini, sekarang di sela-sela kehidupan kuliah, saya bisa menulis blog lagi. Tak tahan melihat gegap gempita rakyat Indonesia terhadap perhelatan akbar se Asia Tenggara ini ( AFF CUP 2010). Ya benar banget, baru tadi malem Indonesia memastikan langkahnya menuju ke final yang akan melawan Malaysia setelah mengalahkan Negara Beras (Filipina). Tangisan, senyuman, teriakan, air mata semuanya ditujukan untuk pahlawan Indonesia di lapangan hijau. Entah tak tahu kenapa, dalam hati saya ingin sekali merasakan semangat yang luar biasa menonton langsung di Gelora Bung Karno, menyaksikan perjuangan pasukan Merah Putih yang sangat hebat. Tapi apa daya, Tuhan belum menghendaki kakiku ini menginjakkkan kaki di tempat itu. Yasudahlah, semuanya hanya tinggal waktu yang mengatur.
Berlanjut ke perhelatan besar ini, Indonesia sekarang masih berada di semangat motivasi yang sangat tinggi. Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap perhelatan ini benar-benar dirasakan oleh seluruhrakyat tanpa terkecuali. Saya sendiri pun yang hanya seorang mahasiswa yang ingin mencari masa depan yang lebih baik ikut merasakan hal tersebut. Sempat terbersit dalam diri ini, sebagai seorang mahasiswa saya belum bisa menunjukkan kontribusi diri kepada bangsa tercinta. Seorang mahasiswa yang notabene sebagai kaum intelek bangsa sebagai tumpuan negeri ini untuk bergerak perlahan menuju suatu kemajuan yang berarti. Tapi apalah artinya status saya sebagai mahasiswa, yang ada dalam pikiran saya sejak dulu adalah bagaimana saya bisa menunjukkan keeksistensian saya untuk negeri ini, Bagaimana saya bisa bergun untuk keluarga, bangsa dan negara tercinta. Dan saya pun yakin, saya akan mencapai itu semua dengan cara saya sendiri. Pasukan Merah Putih menginspirasi saya untuk bertekad bulat mencapai impian itu. Entah bagaimana caranya, yang terpenting sekarang berjuang untuk menggapainya.
Coba bayangkan semuanya, bagaimana rasanya jika kita semua bisa berjuang untuk negeri ini. Seperti cerita di sebuah film yang kebetulan saya tonton sebelum semifinal leg kedua Indonesia kontra Filipina. Bagaimana kalian bisa tahu betapa perjuangan itu membutuhkan sebuah keyakinan dan tekad yang kuat. Saya sendiri belum bisa membayangkan bila saya berada di suatu kondisi dimana Indonesia masih terjajah. Tapi hal itu biarlah menjadi pelajaran untuk diri ini, untuk selalu optimis bisa memberikan sesuatu ke negeri ini. Bisa dicontoh perjuangan pasukan garuda kita. Ada satu kalimat yang terlontar dari salah seorang pemain yang sangat menginspirasi ;
"Aku jawab siap. Aku siap diapakan saja. Yang penting, aku bisa memimpin tim"
Itulah kata-kata yang teruntai manis tanpa ada unsur paksaan. dan inilah wajah nasionalisme yang perlu kita contoh. Bagaimanapu kondisi negeri ini, kita tetap mencintai negeri dan berusaha sekeras mungkin untuk menorehkan catatan sejarah sebagai nama harum negeri ini.

Aku bangga menjadi seorang Indonesia...Sejak pertama kali aku menginjakkan kaki di bumi ini sampai akhir menutup usia kelak.

We love you Indonesia

Sabtu, 04 Desember 2010

Indonesia-Laos

Sambil nonton Piala AFF 2010 sambil nge-blog
Harapan untuk Indonesia menang sangatlah besar. Teriakan dari para penonton di stadion pun terus terdengar menambah semangat pasukan Merah Putih. Di ruang berukuran 3x3 pun terasa bagai nonton langsung di stadion. Teriakan kegembiraan, sesekali kekecewaan pun terus ada. Saking minatnya saya pun berteriak keras menyemangati para pahlawan Indonesia.
08:05 ( waktu laptop)
Gol tercipta lagi. Indonesia unggul 2 : o dari lawannya sekarang Laos. Teriakan pun kin terdengar kembali. Rasa haru, bahagia bercampur menjadi satu saat ini. Tak pedulikan apa yang ada di luar ruangan ini, saya pun terus menulis samnbol menikmati jalannya pertandingan. Sesekali nulis dan setiap detik melihat televisi berukuran 14 inchi bermerk Votre. Tau lah anak kos yang harus menghemat keuangan yang ada. Karena hidup di perantauan harus menjaga keadaan keuangan supaya stabil.
Sebenarnya hari ini sangatlah banyak urusan.Mulai dari urusan paguyuban, urusan kampus, dan yang paling parah urusan kuliah yang tak kunjung selesai. Tugas pun belum tersentuh padahal besok Senin sudah harus kelar. Tetangga kos sebenarnya ada yang sangat pandai di bidang tugas ini ( SDA namanya ). Tetapi tak tahu sekarang batang hidungnya. Dia masih ada di luar kos. Entah di kampus atau masih di lain tempat. Sebenarnya kalau adapun, saya belum tentu minta bantuan dengannya. Kurang enak aja kalau minta bantuan. Ntah tak tahu apa gara2 perasaan saja atau karena apa. Tapi yang jelas agak segan saja kalau minta bantuan olehnya. Orangnya baik sebenarnya, hanya pembawaannya saja yang tak begitu enak buat saya. Yasudahlah biarkan dia begitu. It is his choice.
Kembali ke pertandingan AFF 2010. Baru saja Oktovianus pemain muda Indonesia yang berasal dari Papua melakukan pelanggaran. Setelah itu komentator memberikan komentar lapangan di Gelora Bung Karno yang masih jauh dari standar. Offside lagi pemain-pemain Indonesia.
8 : 17 ( waktu laptop)
Babak pertama pun usai. Kedudukan masih Indonesia yang unggul. Dan saya pun pergi makan di warung bersama teman. Di warung makan tak henti-hentinya kami semua, para pembeli,abang-abang warung semuanya terfokus pada permainan bola yang disuguhkan oleh pemain-pemain Indonesia. Dan satu gol pun tercipta menambah kemenangn Indonesia
08 : 50
Gol satu lagi tercipta oleh kaki gemilang Irfan Ba'dim, pemain naturalisasi yang memenuhi janjinya untuk berbakti kepada Indonesia. Sungguh mempesona permainan Indonesia kali ini. semoga hari ini dan hari kemarin menjadi wajah persepakbolaan yang baru yang siap untuk berjuang di kancah dunia.
09 : 08
Dan dua gol telah dilesakkan oleh dua pemain Indonesia Arif Suyono ( spesialis pengganti) dan Oktovianus ( runner ). Menjadikan Indonesia unggul 6 : 0. DAN SEKALI LAGI SAYA BANGGA MENJADI BAGIAN DARI INDONESIA. Semoga semua ini tidak berlalu begitu saja bagi tim Indonesia dan harapan itu telah benar-benar ada di hati tiap rakyat.
Lepaskan semua kepenatan hidup, lepaskan semua permasalahan yang ada sejenak it's time to make a change.

Tiga menit tambahan waktu yang diberikan
Gol sudah tercipta oleh Arif Suyono, Arif Bachdim, Gonzales, Ridwan, Utina. Tapi saya masih mengharaplan gol lagi datang dari Bambang Pamungkas. Status di fb pun penuh dengan dukungan untuk Indonesia. Tetapi janganlah elu-elukan ini bukan hanya disaat Indonesia menang, di saat kita lagi krisis haruslah semuanya mendukung
09 : 21
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Indonesia 0 : 6. Semoga berlanjut di pertandingan selanjutnya.
Permainan ini memberikan semangat positif pada diri saya untuk terus melakukan yang sudah menunggu dikerjakan dari kemarin ( tugas SDA )

AKU BANGGA INDONESIA KAPANPUN, DIMANAPUN, BAGAIMANAPUN.

Rabu, 03 November 2010

Finding my passion

Well, akhirnya saya bisa nulis kembali di blok yang masih agak jadul ini. Tema kai ini saya agak serius. Menyangkut kehidupan saya yang sebenarnya di kampus. Ya kalian pasti sudah tahu lewat judul yang saya tulis ini. Boleh dibilang pencarian apa yang mau saya lakukan untuk ke depannya, dan kemana diri saya akan bermuara.
Banyak pilihan emang dalam hidup ini. Misalya, seperti di kampus, kalian bisa tau sendiri seberapa banyaknya tipe mahasiswa yang bisa kita terapin disini. Mulai dari tipe mahasiswa yang gabut, rajin, sampai segudang kegiatan sampai kuliahnya keteteran. Dan semua itu membuat saya bingung. Pinginnya kuliah sambil bisa kegaitannya dimana-mana, tapi di satu sisi, kegiatan perkualiahan yang begitu padetnya mengharuskan kita untuk memutar otak kembali untuk memiliki kegiatan dimana-mana.
Semua itu memang harus ada yang dikorbankan. kadang-kadang kita tak bisa merengkuh segalanya yang kita inginkan. Pasti ada satu hal yang bener-bener ga bisa kita dapetin.Nah itu dia, maslahnya disitu sekarang. Sekarang ini, saya masih mencari passion apa yang benr-bener saya minati agar besoknya ga bakalan nyesel milih suatu bidang dimana saya berkecimpung didalamnya.
Kuliah sekarang saja, banyak banget hal yang membikin perkuliahan jadi agak berantakan. Mulaidari ngurusin lomba sampai ngurusin masalah paguyuban. Semuanya itu asaya tak tahu darimana asalnya, yang jelas semua tiu datang tanpa ada niat sedikitpun untuk senagja mencarinya. Dan saya suka semua itu. Tapi apakah hanya itu parameter passion saya adalah hal tersebut? Saya masih bingung. Saya belum bisa untuk menerima jika ada sesuatu hal yang harus saya korbankan untuk mengikuti kegiatan yang sekarang ini saya pegang.
Anehnya lagi, semua pengorbanan itu tidak diikuti oleh temen-temen saya yang ada dalam satu tim. Mereka lebih baik meninggalkan kegiatan itu, padahal kegiatan itu masih punya hajatan yang bener-bener besar. saya jadi semakin bingung.

Tapi itu bukan masalah sekarang, hasil kerja keras kami telah membuahkan hasil yang bener-bener menggembirakan. Gue mau terusin lagi kenapa gue pingin nulis tulisan kayak gini. Sekarang ini kalau kalian tau gimana kondisi perkuliahan gue, bener-bener membingungkan.

to be continue

Jumat, 29 Oktober 2010

Kupu-Kupu Malam

Kata kupu-kupu malam sepertinya sekarang ini menurut saya sudah bukan lagi menjadi hal tabu yang mesti dirahasiain. Itu sebabnya saya mencoba untuk menulis di sela-sela kepusingan saya mengerjakan tugas yang berhamburan di kampus. Ya, langsung aja, kupu-kupu malam kalau dulu adalah ungkapan atau julukan bagi para wanita yang gitu2. Nah, sekarang ini julukan itu melekar di diri saya. Seorang cowok yang sedang mengarungi bahtera kehidupan di kampus yang sering membuatnya hampir mati.

Hahahahahah..Kalau bisa vote disini, pasti banyak yang ngira kupu-kupu malam tuh merupakan hal-hal yang asusila. Tapi disini ga....Soalnya yang saya maksud kupu-kupu malan adalah kehidupan manusia yang lebih banyak menggunakan waktunya di malam hari bukan buat tidur, tapi buat ngerjain hal-hal yang masih digelutinya. Sperti sekarang ini, tugas yang banyak memaksa saya untuk tidak menikmati keindahan dunia mimpi yang sungguh luar biasa. Saya harus menyelesaikan tugas kuliah lagi sehabis tadi udah ngerjain tugas yang lainnya. sungguh hal-hal yang bisa dibilang di luar dugaan manusia.

Sekarang ini saya masih mengerjakan tugas kuliah yang deadline pengumpulannya besok jam 9 malam. Dan kalian tau sekarang ini saya masih berapa persen pengerjaannya? Ya...jawabannyan NOL PERSEN..dan itu ditambah lagi dengan tidak tahunya saya akan maksud soal. Ga cuma itu, si asdos yang ngasih tugas sekarang ini kayaknya udah ga punya pengertian lagi. Sebagai anak yang pas-pasan kayak gini, untuk memahami suatu soal dibutuhkan waktu yang relatif lama. Sebagai akibatnya, saya sering nanya ke asdos2 di forum online. Tapi alangkah sialnya saya ketika saya tahu kalau asdosnya ga masang online tiap jam. Dia mengira kehiduoan anak fasilkom akan tenang ketika dia mengeluarkan tugas aneh-aneh. Itulah yang bikin saya sedikit sebel sama asdosnya, ketika saya mau ngerjain yang ngasih feedback ga ada Kan bukan dia doabk yang berhak untuk mengatur waktu kapan harus nanya. Buktinya internet aja bisa dilakuin kapan saja sampai mampus..

Rabu, 15 September 2010

Sungkeman ala gue

Hari lebaran mungkin salah satu hari yang bisa menjadi alasan buat gue buat boos dari kuliah. Pasalnyaa, hari libur lebaran di kampus sering membuat gue meresa bete'. Belum ada seminggu lebaran di kampung halaman, ternyata sudah suruh balik ke kampus lagi untuk ngurusin ini itu. Bagi gue hari lebaran merupakan momen penting bagi kehidupan gue selanjutnya. Gue yang banyak banget dosa sama tetangga-tetangga mengharuskan gue buat bersialturahmi ke rumah setiap tetangga buat "sungkeman". Mungkin yang baca tulisan ini udah sering denger kata itu. Nha jadinya gue lebih mentingin nih acara ketimbang kuliah yang menurut gue masih bisa diatur kalau ketinggalan. Kata ( baca : sungkeman ) yang selalu jadi trending topic ketika lebaran. Memang lebaran menjadi satu-satunya ajang di negeri kita ini untuk saling bermaaf-maafan dengan orang yang kita kenal ataupun saudara2 kita. Bukan berarti di hari biasa kita ga pernah bermaaf-maafan, tetapi di hari lebaran ini udah menjadi kewajiban untuk kita, selaku penerus adat untuk saling bersalam-salaman meminta maaf kepada yang tua khususnya. Kayaknya ga ada soul kalo ga melakukan ritual "sungkeman" di hari lebaran kayak gini.

Nah gue ini, yang bisa dibilang punya kelaurga besar di kampung, merasa acara kayak gitu tuh penting banget. Pasalnya, di kampung gue inilah, satu-satunya tempat yang bisa gue andelin untuk merasakan indahnya momen lebaran kayak gini. Pasti ada yang hilang kalau gue sampe ga bisa ngerayain lebaran sama keluarga plus dibarengi ritual tahunan ini. Tapi boleh dibilang, ritual ini juga yang sering buat gue malu di hadapan banyak keluarga plus temen-temen gue.

Alkisah, biar kalian semua tau penderiatan gue kalau ada ritual ini. Di tulisan ini gue mau gambarin sejelas-jelasnya gimana ritual itu berlangsung :
Step pertama : acara ritual ini biasanya dilakukan oleh orang muda ke orang tua. Setua apapun itu.
Step kedua : Sikap tubuh yang dikehendaki di ritual ini menunjukkan pengabdian seorang kaum muda ke kaum tua. Anak muda jongkok ( hampir duduk )di hadapan orang tua, orang tua duduk di kursi. Tangan anak muda mengatup bersentuhan satu sama lain, begitu juga orang tuanya. Anak muda memberikan tangannya ke orang tua, sedangkan orang tua menerima juluran tangan anak muda.
Step ketiga : saat-saat inilah yang sering bikin gue malu setengah mati. Si step ketiga ini, kaum muda diharuskan meminta maaf ke orang tua. Mending kalau mita maaf cuma ngomong : Mbah/Pak/Bu kula nyuwun ngapunten nggeh ( Mbah/Pak/Bu saya minta maaf ya). Nah itu mah masalah gampang buat gur. Yang bikin gue jadi manusia terbodoh di kalangan temen-temen gue tuh di masalah materi yang kita omongin pas minta maaf ini.Nah momen inilah yang sikatakan sungkeman. Ngomongnya, seperti yang gue udah kasih tau,punya materi sendiri. Dan itu panjang banget menurut gue, plus bahasanya harus pake bahasa jawa inggil ( kasta tertinggi, padahal waktu dulu sekolah, nilai bahasa jawa gue yang sering bikin rapot gue turun, paling cuma berkisa 4-5). Mampus kan gue. Yaudah dengan beribu kali latian di sepanjang jalan, gue berusaha untuk tampil maksimal ( kayak mau konser nih ). Dengan kepercayaan diri yang berlebih, tiba giliran gue untuk ngomong. Materi omongan yang gue omongin : Sugeng riyadi, sedaya lepat kulo, kulo nyuwun ngapunten nggih mbah....
Artinya : untuk dua kata yang pertama gue ga tau.yang seterusnya artinya gini, semua kesalahan saya, saya minta maaf ya mbah.Nah tiba-tiba semua isi ruangan ketawa. Gue yang udah ngerasa bahwa gue adalah bahan ketawaannya, langsung masang tampang innosense biar ga jadi bulan-bulanan. Akhirnya ritual gue pun berjalan dengan sangat-sangat lancar dengan tertawa adalah pengiringnya. Sungguh merupakan musiabah yang memalukan bagi gue. Nah pas udah keluar dari rumah tetangga itu, gue tanya sama temen2 gue, apa salah gue sampai diketawain habis2an. Jawab mereka dengan tampang tak berdosa : Soalnya loe tuh ngomongnya kayak ngomong biasa, kan biasanya bisik2. trus pas loe ngomong bahasa jawa inggil, kayaknya kaku banget, ga luwess...( dalam hati , bagus gue udah mau ngomong, kalau kayak begini jadinya, gue ga bakalan mau ikutan ngomong ). Bodoh amat cacian temen-temen gue gara2 ketidakluwessan gue tadi, yang penting udah gue lakuin tuh ritual.

Step keempat : kayaknya step ketiga tuh step terakhir deh.

Selain itu, gue udha pernah ngalamin hal-hal yang menurut gue itu lucu banget, keliatan kalo sebagian orang jawa ga terlalu melihat sesuatu secara detail ( dan ini sangat menguntungkan bagi gue ). Hal pertama yang gue alamin terjadi saat masih dateng ke tetangga sebelah gue. Waktu itu seperti baisa kita saling sungkeman giliran. Nah psa jatah gue, gara2 gue ga lancar ngomongnya, gue ngomongnya putus, pas masih sampae : mbah kulo ( mbah sayaa...terusannya sebenarnya masih ada )...eh si mbah2 udah jawab omongan gue pake bahasa yang sama sekali gue ga tau asal usul sama artinya. Nah gue yang bengong langsung belaga sok tau dan mengiyakan kata mbah2 tadi ( biar seneng tuh mbah2nya). Hal kedua terjadi juga pas gue dateng ke tetangga lainnya. Waktu itu usia nenek2 yang kita datengin udah terlalu tua. Nah seperti baisa, teman2 gue yang lain pada lancar ngomongnya,tiba giliran gue yang selalu gue kutuk ini. Pas gue udah selesai ngomong, si nenek tadi malah diem aja. Gue kan juga masih menunduk ( emang kayak gitu acaranya )..jadi gue ga tau apa yang beliau lakuin. Pas menurut gue udah agak lama gue nunggu jawaban dari sang nenek, gue langsung ngeliat tuh nenek ( nenek juga heran kali sama gue)...nah gue yang udah lama nunggu, heran banget sama tingkah nenek ( dia berpose kayak patung yang ingin membelai cucunya )...eh ternyata tuh nenek ga tau kalau gue udah selesai ngomongnya. Yaudah ketimbang gue terlalu lama juga, akhirnya gue ngomong deh
Gue : Mbah sampun kulo ngomongipun( Nek saya udah selesai ngomongnya)...
Nenek : Ow...nsjhdfgsaegayghdbdhsjhdhjkfreijmvbnxbv( omongan berlanjut dengan bahasa aneh yang gue ga ngerti sama sekali )

Ya acara sungkeman pun berlanjut sebagaimana layaknya plus dibarengin dengan ketawaan yang selalu menimpan gue. Tapi tak apalah, gue ingin menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua( heheheh sok banget nih ), yang terpenting gue bisa gunain lebaran taun ini dengan saling memaafkan

Dan akhirnya gue mau ngucapin ( pake bahasa Indo+Arab aja ya, pake bahsa jawa susah banget, ge harus tanya2 plus nyari di kamusnya )

Minal Aidzin Wal Faizin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kamis, 02 September 2010

Mahasiswa Baru di Mata Gue

Akhirnya gue posting lagi satu artikel ini.

Postingan kali ini akan gue gunain buat mendeskripsikan pandangan gue terhadap mahasiswa baru yang ada di kampus gue. Langsung aja, setiap kali tahun pelajaran baru pasti, kampus gue selalu dibanjiri oleh maba-maba dari berbagai daerah dengan tampang yang masih sangat polos yang bisa kapanpun dikerjain sama seniornya. Termasuk maba di kampus gue. Bukan dikerjain sih, lebih pasnya di berikan bimbingan bagaimana kehidupan di kampus gue yang super duper gila. Nama kegiatan itu PMB, berhubung maba sekarang di tahun ajaran 2010/2011 makanya namanya menjadi PMB 2010.

Di PMB kali ini beda dengan PMB yang gue lakuin dulu di jaman 2009. Perbedaanya yang paling mencolok adalah PMB sekarang udah ga ada lagi adanya kekerasan, sekecil apapun itu, mulai dari teriakan dan bentakan. Bagi gue sih, ga seru aja. Kan dari dulu SMP kalau pas kita awal masuk selau ada kayak gituan. Masak sekarang ga ada. Apa mungkin karena jiwa gue udah terkontaminasi sama yang kayak gituan ali ya. Tapi kan , menurut gue semua itu kan cuma buat sandiwara doank. Nyatanya anak-anak yang dulu bentak2 gue pas PMB sekarang malaj hadi temen deket gue. No problem buat gue mah kalau kayak gitu2an. Yang penting di kehidupan sebenarnya ga kayak gitu.

Back to topic. Nah sekarang ini gue mau cerita mengapa gue bikin artikel ini. Alasan gue buat artikel ini cuma semata-mata ingin mengabadikan momen-momen dimana gue berkomunikasi sama maba. Pertama kali gue ketemu sama maba pas nyeleksi buat LO sama PA. Waktu itu gue disuruh buat milih maba-maba yang cocok dijadiin penerima tamu dan lain-lain di Wisuda. Nah akhirnya gue ketem sama maba kan.

Pertamanya biasa aja. tapi pas kita ngadain team building sama mereka, ternyata kocak abis. Lebih asyik malah ketimbang dul pas gue jadi maba. Pokoknya bikin gue laper ngurusinnya. Boleh dibilang maba 2010 sekrang lebih rame, heboh, dan yang pasti liar banget.

Tapi sayangnya, ada yang ga gue suka di PMB kali ini yaitu msih adanya minta-minta tanda tangan. Alasannya, berdasarkan apa yang gue alamin dulu pas jadi maba, kita sebagai maba bisa aja tujuannya cuma ngejar target. Apalagi kalau udah mendekati deadline, wah pasti asal dapet aja tuh. Nah menurut gue esensi dari itu semua tuh jadi hilang. Pinginnya sih bisa kenal semua, tapi dari semua yang gue mintain tandatangan paling cuma beberapa yang inget. Dan menurut gue itu parah banget. Jadinya gue mutusin sekarang ini gue ga mau buat dimintain tanda tangan, gue maunya cuma kenalan dan bisa menjalin kontak dan itu sudah cukup buat gue.

Nah kembali lagi pandangan gue sama maba. Seperti yang udah gue jelasin tadi, gimana MABA2010 itu, gue mau nambahin lagi, maba yang gue udah kenal memang terasa bersahabat banget. Dari pengalaman kemarin yang satu tim pas wisuda, gue ngerasa udah nemuin soul teman di diri para maba. Ga tau kalau maba yang lain, tapi gue berpikir positif aja, kalau semua maba emang asyik oranya, semoga aja ga ngecewain.

Udah capek nih nulisnya, pkoknya maba buat gue adalah temen yang ga ada batasan umur padanya. walaupun itu lebih tua dari gue atau lebih muda. Semua sama, dan gue berharap bisa menjdi kakak senior yang baik.

Jadi Mahasiswa Baru

Jumat, 13 Agustus 2010

Serba-Serbi Pulang Kampung di Hari Puasa

Yah kemarin tanggal 12 Agustus 2010 pagi gue pulang kampung ke rumah gue yang di Purworejo. Tapi gue aslinya bukan orang sana gan, gue dari Tangerang tapi udah lama gue pindah ke Purworejo ngikutin nyokap yang nemenin eyang gue yang sendiria. Balik lagi ya...
Nah kereta yang gue pake nih, bukan kereta eksekutif maupun bisnis, cukup ekonomi aja buat gue seorang mahasiswa. Ya jadinya bisa bayangin aja ya. Tapi gue bukan yang ga dapet temapt coy, gue dah bel tiket duluan sehari sebelum berangkat, jadinya gue dapet tempat duduk, lumayan lah..Ya udah gue berangkat dari kos gue jam 6.15...itung2 biar ga telat soalnya gue dah pernah ngalamin ketinggalan kereta pas mau ujian UMB, nyakit ga tuh. Nah gue berangkat dari stasiun UI ke Manggarai jam 06.20. Nah jam-jam segitu tuh bisa dibayangin deh di Jakarta penuhnya kayak apa. Parahnya lagi yang naik tuh kereta yang mahasiswa kayaknya gue doank, buat apa coba mahasiswa berangkat pagi-pagi kayak gitu. Yah pokoknya gitu lah di kereta disingkat aja ya ceritanya, ga enak kalo diinget-inget gan. Nah jam 7 kurang 10 gue nyampe di Manggarai. Keretanya berangkat jam 7.15, ga telat kan. Akhirnya gue nungguin tuh kereta ada setengah jam lah.

Tepat jam 7 lebih 15, kereta dateng, parahnya gue lupa cara baca gerbong sama nomor kursi di tiket gue, yaudh akhirnya gue ngasal aja bacanya. Eh ternyata bener, ga lucu juga kan kalo dimarahin orang gara2 salah baca tiket.Nah akhirnya gue duduk di kursi nomor 14D gerbong dua. Yaudah gue anggap itu udah bener dan gue duduk di sebelah jendela. Nah dari Manggarai tuh kereta persis kayak kereta yang di film " Hantu Stasiun Manggarai ", sepi abis, satu gerbong cuma ada 3 orang. Ngeri kan kalo cuma segitu orangnya.Nah nyampe di Jatinegara deh, akhirnya ratusan orang masuk ke keretan. Gue tadinya biasa aja, soalnya ga ada yang masuk ke gerbong ane gan. Eh ternyata tiba-tiba bapak,ibu, ma anak ceweknya yang sok cakep nyamperin gue. Tanpa ngemeng apa-apa tuh bapak naruh barangnya diatas kepala gue yang mana disitu ada tas gue yang isinya laptop. Nah bener gan, tuh bapak ngangkat tas ane, trus mindahin ts ane dengan kasar gan,. Sampe-sampe tas ane bunyinya pletak..ya kan gue ngerasa dijahatin kan, akhirnya gue potes ma dia, eh dianya ga nggubris apa kata gue. Belum apa2 udah kesel kan gue.
Bener, selama perjalanan tuh orang bertiga gaya banget, mamerin hpnyalah,ngemeng ga jelas lah, gw ajak ngemeng malah nyolot lah. Bener-bener ga enak gan. Alhamdulillahnya, di deket ane ada nenek bawa cucunya. Neneknya murah senyum banget gan. Akhirnya gue ngobrol aja ma beliau, Cucunya mirip banget sama gue dulu waktu kecil gan, Gendhut, bulet, matanya tajam, lincah, trus pinter banget ( ane juga gan ). Nah tuh cucu ma neneknya kelakuannya sama juga kayak gue sama mama ane gan. Kalau si cucu nakal, neneknya langsung jiwit dia. Persis banget ma mama gue, tapi jiwitnya ga keras, tapi gara2 kiat masih kecil ya takut aja gan gitu. Neneknya sayang banget ma cucunya dia katanya dia udah ngurusin cucunya dari kecil, jadi deket banget. Gue jadi pingin liat foto2 kecil gue dulu waktu kecil yang udah ilang ntah kemana gar2 gue pindahan.
Yaudah perjalanan gue datar2 aja setelah itu. Tapi ternyata ada kejadian aneh.
Gini ceritanya, waktu itu gue ga tidur gan. Nah tiba-tiba kakeknya cucu yang gue ceritain tadi dipegang-pegang ma laki tua. Nah gue yang ngeliat langsung kaget banget gan plus kasian juga ma tuh kakek.Bayangin aja dia masih tidur, udah tua, ga tau apa2, dia langsung digrepein ma laki2 tau. Dia tuh pemijat paksa ternyta, jadi dia mijetin orang2 yang ada di kereta, bentar banget mijitnya, ga enak pula kayaknya cuma dipegang-pegang doank. Nah kakek yang tadi dipijitin kagetnya minta ampun gan, dia kayak abis kecopetan apa gitu. Kasiian deh pokoknya. Nah kan gue udah tau kan kalo dia pamijat paksa, yaudah gue siap2 ga mau soalnya gue ga biasa dipijet gan. Tiba deh saatnya bapak itu lewat samping gue, ya sesuai prediksi dia langsung megangin gue ga teratur gitu, Yaudah gue langsung bilang ga mau. Eh ternyata emang modal nekat tu orang, dia tetep aja mijitin gue. Terpaksa ane mau ngasih dia duiit, eh emang masih beruntung ane, ane ga punya uang receh waktu itu, paling kecil 10rb. Udah deh gue tunjukin dyuit gue ma tuh bapak sama mau minta kemnalian, ya gara2 dia ga punya kembalian, akhirnya dia ga mau. Ya sudahlah.Kasian juag sih sama tuh orang.
And the last pas waktu gue dah mau turun, gue ngeliat orang yang mau ke jakarta naik. Mereka berdua cowok cewek udah tua lah. Udah nikah kali, nah gue kirain mereka suami istri gan. Ternyata setelah denger cerita mereka, gue simpulin mereka berdua udah puny keluarga sendiri-sendiri. Yang satu punya 2 anak, yang satu satu anak. Eh mereka berselingkuh ternyata. Yang bikin ane risih lagi tuh bapak make celana pendek banget duduk di samping tuh ibu mepet. Nah gue cuma geleng2 doank, kasian banget keluarga yang mereka tinggalin.
Kaayak gitu gan cerita ane sepanjang perjalanan pulang ke kampung.

Selasa, 10 Agustus 2010

Fenomena Mahasiswa di Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan udah tiba lagi. Banyak orang yang meminta maaf, membayangkan hal-hal yang indah di bulan penuh berkah ini. Tapi bagi seorang mahasiswa, bulan puasa menjadi ajang yang bener-bener memberikan berkah banyak banget. Pasalnya selain buat nambah pahala, kita sebagai mahasiswa juga bisa banyak banget nyisain uang saku. Hahahahahhahahaha....seneng banget rasanya kalau uang saku ga berkurang ....

nah gini ya , gue cuma mau bagi pengalaman aja selama gue kulaih.Maklum sampai saat ini gue asih kuliah di semester 3, jadi masih pingin banget share pengalaman. Nah gue mau ngasih tau, apa aja yang dilakukan mahasiswa selama bulan puas :

Puasa hari pertama : tarawih pasti, nonton film sampe tengah malem masih berlanjut, nah buat ngatasin saurnya kadang-kadang mahasiswa takut nih. Soalnya kebiasaan jadi mahasiswa kalu bangun jam 8 lebih. nah buat ngantisipasi saur, mahasiswa sering minta dibangunin orang. kalau kebetulan temen kos ( asumsi : mahasiswa = anak kos ) ga ada yang puasa, yaudah minta bangunin temen lain yang puasa. kalau gue smape gue nyuruh bangunin lima orang. Pertama nyokap gue, yang kedua kakak gue, yang ketiga adik gue, yang keempat sama kelima biasanya temen deket gue yang kadang2 mereka juga ikut kesiangan. Setelah saur, biasanya kan bangun pagi jam 8, nah kalau gue sehabis saur gue nyempetin tidur dulu sampe jam setengah 6. ga tau kenapa, kalau ga tidur kayaknya ga afdhal...Hahahahahaha

Nah buat puasa hari kedua dan seterusnya, grafik buat shalat tarawihnya kayaknya kalau digambarin kayak gambar setengah gunung dari depan ( gambarnya mulai dari kiri atas sampe kanan bawah ) alias sering bolong. Maklum jadi mahasiswa sering kecapekan kalau kuliah. jadi ketiduran atau kalau yang masih belum tidur ya malas kalau buat jalan ke masjid ( ini buat yang imannya kurang kuat ). tapi jangan salah, kalau masalah puasa, mahasiswa jarang ngeluh laper, yang ada kebanyakan pada ngeluh ga bisa berbuat nakal.Wkwkwkwkwkwk...........

Nah kalau mau buka. kita kebingungan nih mau nyari tempat buka gratis. Lumayan bisa buat ngurangin pengeluaran. nah tempat yang sering kita datengin tuh ini gan :

Yang pertama : masjid yang gedhe yang sering ngadain buka bareng. nah kalau yang ini kita bisa datengin banyak masjid. Itung-itung berburu makanan, jadinya kalau sehabisa dri masjid yang ini kita pindah ke masjig yang lain. Udah pernah pas gue bareng ma temen2, kita sebelum ke masjid mikir dulu, masjid mana yang lebih enak-enak makanannya, maklum jarang makan makanan enak. Nah gara-gara mikir kayak gitu, eh akhirnya kita harus makan di warteg. Ya aliasnya kita ga dapet semuanya. Nah pernah juga kita ngikutan acara di masjid kampus. Nah gara-gara kita niatnya udah ga bener, pas kita kebagian makanan, eh ternyata makanannya ga enak sama sekali. Bayangan kita makanannya tuh daging gedhe ada buahnya. Eh ternyata cuma nasai sama sayur doank. Tapi alhamdulillah juga.

Pilihan kedua kampus. Kalau kampus di tempat gue sering nyediain makanan buat yang puasa. Jadinya gue sering tuh kalau maghrib masih di kapus. Gara-gara nungguin makanan yang ada.

Ya begitulah kalau jadi mahasiswa yang uangnya dari ortu semua. Pinginnya sih gue part time apa kek. Tapi gara-gara kuliah gue yang sering bikin orang mati berdiri, ya ga bisa buat dibagi waktunya. Segitu aja ya gan share dari gue. Kapan-kapan berlanjut lagi.





Senin, 09 Agustus 2010

Cuma Gara-Gara Cewek-cewek kurang ajar

Berawal dari pulang sehabis ngadain team building buat LO wisuda yang bikin perut keroncongan dah kepala berat sebelah, gw pulang ke kos dengan maksud hati mau istirahat sepuaanya. Nasib malang pun menghampiri, gw harus nyiapin buat ngisi irs(rencana kuliah) baut besok pagi ( tapi diundur "sore"). Dengan berat hati gw buka laptop dan nginternet dengan " senang hati". Tak lama kemudian datang teman-teman kos buat nonton bareng acara ga jels di salah satu stasiun televisi yang ada.

Tapi ada hal yang tidak diharapkan disini. Bunyi pintu didobrak dan sayup-sayup terdengar suara cewek teriak-teriak. Nah gue kirain tuh bunyi kuntilanak atau cewek lagi diperkosa orang rame-rae atau apa gitu. Nah dengan asumsi yang kayak gitu, gue bodo amat ama yang kayak gituan. Tapi ternyata tuh suara berasal dari pintu rumah kos gue. Sebagai penghuni kos yang baik dan terpercaya akhirnya gue keluar dari kos gue. Eh ternyata tuh cewek temen-temen kuliah ane yang berinisial LN ma MM. Dua cewek itu udah jadi temen gue semenjak gue tahun pertama kuliah ( sekarang gue tahun kedua ).

Yaudah deh, gara-gara dia cewek, ya gue suruh masuk tuh dua orang cewek ke kos gue ( ini hal yang biasa ). Nah dasar baluri cewek buat ngomong yang gede banget, akhirnya kita ngobrol kemana-mana ( tapi gue malah asyik sama chatingan gue ). Akhirnya kayaknya cewek itu udah capek ngemeng-ngemeng ga direspon ma gue ( gue berdua ma temen cowok kos gue coy ). Resikonya kita disuruh nemenin mereka pulang ke kos yang lumayan jauh dari kos gue. Karena kasian juga ma cewek-cewek buat pulang sendiri, akhirnya kita berdua nganterin dia. Parahnya lagi, tuh cewek nyuruh kita yang cowok buat bawain tas mereka yang persis kayak tas seorang maba. Berubahlah kita berdua jadi maba UI 2010, lengkap dengan tas kita yang gedhe.


Gara-gara kos cewek itu jauh, kita jalannya lumayan capek. Akhirnya sampelah kita di kos =nya. Gara-gara tadi capek, kita istirahat di kosnya dia. Gara-gara tuh los khusus cewek, makanya takut juag ntar kalau warga grebek kita. Masalahnya disini, wajah gue ga kayak anak bejat, jadinya ibu kosnya percaya ma gue. Nah kendala pertama telah aman.

Berlanjut gara-gara kita terpesona ma tuh kos, kita akhirnya ngeliat-liat isi kos yang ada.. Ternyata kosnya ada kolam plus tempat yang lebih cocok buat nongkrong anak kos ketimbang buat pos satpam. Soalnya ruangannya terbuaka plus ada lesehannya,pas banget baut belajar bareng atau sekedar buat yang nongkrong doank ( termasuk gue ). Disitu juga ada tv lengkap dengan segala atributnya. Nah kita akhirnya ngobrol lagi di tempat yang deket sama ruangan itu.

Pas kita asyik ngobrol, datenglah sang satpam dengan motor maticnya. Perasaan kit sih biasa aja, tapi setelah mengalami percakapan ini :
Satpam : Bang.....ngeliat dvd ga di meja tv tadi ?
Kita : ( bengong..) Ga bang..emang ada di tv tadi?
Satpam : Ada........DVDnya masih baru lagi..Ilang nih DVDnya ( tampang mau nuduh kita )
Gue : Wah kalau itu kita ga tau bang...Kita ga megang apa2 kok. Tadi pas kiat kesitu udah ga ada dvd kayakny deh. Trus ga ada orang yang masuk tadi kayaknya.
Satpam : Ah masak ....ada maling nih berarti...
Kita : ( bengong doank trus lanjutin ngobrol )

Anjrit........bisa-bisanya ada maling pas gue disitu. Jadinya gue yang dikira maling nih. Apalagi kalau waktu itu gue langsung kabur, pasti dah disangka bener-bener tuh. Emang tampang gue maling apa. Walaupun gue pingin banget punya dvd di kos, tapi ga bakalan gue sampe nyolong lah. Tampang si satpam udah nuduh banget gitu lagi. Jadinya gue juga ga enak ma tuh satpam lah. Dan hasinya gue pulang

Cuma gara-gara nganterin cewek ke kosnya malah jadi kayak gitu. Dan satu hal lagi, jari ane jadi berubah bentuk gara-gara dipaksa make cincin yang ga muat di jari. Nyopotnya aja setengah mati.

Selasa, 20 Juli 2010

Harapan itu benar-benar telah kabur...

Gan ane mau ngelanjutin cerita ane yang dulu pernah gagal ikut tes di UMB 2010. Nah kata ane dulu kan, masih ada kesempatan lagi buat keluar dari kampus ane yang sekarang dan melanjutkan studi ane di FK kan. Ternyata itu semua ga ada yang berlaku buat ane gan.

Ceritanya, ane udah gagal UMB, otomatis ane mantepin buat persiapan SNMPTN tanggal 16 Juni 2010\. Yaudah ane belajar serius buat itu. Pikiiran ane, ane kagak bakalan gagal tes lagi di SNMPTN 2010 itu. Otomatis ane niat banget donk. Gimana lagi ane udah terlanjur ga suka sama kampus ane yang sekarang. Bukan karena lingkungan atau temen2 ane di kampus itu, tapi ane dipaksa kudu belajar hal-hal yang kagak ane minati gan. Dada kayaknya sesek banget buat ngejalaninnya.

Yaudah hari-hari setelah UMB pun berjalan seperti biasa. Ane pun juga telah cukup siap buat ngadepin soal-soal UMB. Dan bulan Juni pun datang, otomatis UMB semakin dekat. Tepat tanggal 11 Juni, ane ngerasa ane kagak enak badan. waktu itu ane habis dari beli tiket buat pulang tanggal 14 Juni ke Jogja. Ane pulang beli tiket jam 8 malam lebih. Badan ane udah ga enak banget rasanya. Yaudah ane numpang di kosan Ijul yang lebih deket dari Stasiun UI. Ternyata sakit ane bukan semakin mendingan, tapi malah semakin parah. Tiga hari ane di kos temen ane itu dalam keadaan lemas, sakit, pusing dan segala macam yang mengikutinya. Temen ane juga udah beliin segala sesuatu buat nyelametin ane. Tapi sama sekali ga ngasih pengaruh apa2.
Yaudah hari Minggu sore ane tanggal 14 Juni ane nelpon keluarga ane. Eh ga taunya mereka panik. Mereka nyuruh Om ane yang tinggalnya ga jaug dari kos buat jemput ane. Ane langsung deh dijemput dan dimasukin ke rumah sakit. Tiga hari ane dirawat di rumah sakit gan. Terus ane dijemput ma mama sama keluarga ane yang lain buat dibawa pulang ke rumah. Dilanjutin ane dirawat di rumah sakit daerah ane seminggu.
Agan-agan pada ngerti ga, ane kehilangan kesempatan buat SNMPTN setelah ane kehilangan kesempatan buat UMB. Miris banget rasanya, harapan buat keluar ga bisa kelaksana. Yang pada akhirnya ane harus tinggal di kampus ane yang sekarang dan merelakan harapan ane semakin kabur.

Rabu, 14 Juli 2010

Harapan Indonesia Masih Terlalu Jauh

Photobucket

Photobucket
Piala Dunia baru saja berakhir dengan Spanyol keluar menjadi sang pemenang. Gegap gempita, tawa riang menemani insan pecinta bola satu bulan teakhir ini. Berbagai kepentingan pun muncul disini. Dari yang memang suka pertandingan bola, para penggila taruhan, samapi yang hanya ikut meramaikan acara dengan ikutan nonton bareng. Semua itu hanya ada satu bulan terakhir ini, dan kita harus menunggu lagi 4 tahun yang akan datang.
Jika kita melihat hajatan luar biasa itu, saya sering berkhayal kapan Indonesia bisa ikut ajang bergengsi itu. Pingin rasanya merasakan menjadi supporter para pemain kita yang memakai baju garuda bertanding bersama bintang-bintang lapangan hijau seantero jagat raya ini. Kalau kemarin di Afrika, andaikan Indonesia ikut, pingin rasanya ikut bersorak-sorai , meniup vuvuzuela sekuat-kuatnya demi pasukan Garuda. Tapi itu menjadi sebuah khayalan belaka. Tapi saya juga masih bingung, ada seseorang yang mengatakan Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia 2018. Pas ditanya alasannya , dia mengatakan karena negara asia yang masuk ke 16 besar sudah 2, Jepang dan Korea Selatan. Hanya dengan alasan itu. Menurut saya itu sebuah pemikiran yang terlalu berharap pada bangsa kita.

Terlalu berat memang rasanya bila mengatakan harapan dunia sepakbola Indonesia untuk bertarung ke kancah Internasional masih sangat jauh. Di satu sisi ingin merasakan gegap gempita menjadi negara yang ikut dalam ajang tersebut, di satu sisi kemampuan dari para insan sepakbola negeri yang belum atau sama sekali belum siap untuk maju ke babak tersebut. Tapi memang sepertinya pernyataan itu benar. Kita lihat saja gaya sepakbola anak negeri yang masih terlalu jauh di bawah negara yang notabene menjadi anak bawang di kancah Internasional. Bagaimana nanti bila Indonesia melawan negara yang bertabur bintang. Perlu dicoba mungkin ya, kalau Indonesia bertarung melawan Spanyol. Butuh pertimbangan lain kayaknya kalau yang ini. Stadion mana yang mau dipakai, dana untuk memanggilnya sudah habis dikorupsi pejabat. Wah….bener-bener susah buat maju kayaknya.
Pertanyaan tentang kapan Indonesia akan menuai babak baru dalam kancah dunia pun terbersit di pikiran saya ? Setidak-tidaknya usaha untuk terus maju itu ada. Tapi harapan itu lenyap kembali, setelah tahu bahwa ada sedikit keganjalan di kepengurusan PSSI kita. Di dalam media massa disebutkan bahwa Presiden FIFA telah memberikan hadiah kepada seluruh federasi sepakbola di seluruh dunia ( termasuk PSSI di Indonesia ) dengan jumlah yang besar ( mencapai milyaran ) setelah Presiden FIFA menyatakan akan menjadi Presiden FIFA kembali di tahun berikutnya. Hal itu dinyatakan sebelum ajang pildun berlangsung. Lalu bagaimana kelanjutan aliran dana tersebut ? Akankah menjadi penerus aliran dana Gayus Tambunan ?
Perlu diketahui teman-teman semuanya, kabarnya setelah mendapatkan dan tersebut, pengurus PSSI bersama-sama terbang ke Afrika Selatan untuk menyaksikan langsung pertandingan semifinal dan final Piala Dunia 2010.Sebuah keputusan yang sangat bodoh. Kalau kita sedikit memutar otak , apa bedanya nonton di TV atau layar lebar dengan nonton langsung disana. Tapi yang disorot disini bukan dari kesamaannya atau bangganya melihat langsung, tapi kemana tanggung jawab para pengurus terhadap kenierjanya selama ini. Seudahkah menunjukkan adanya kemajuan? Dana yang mereka gunakan seharusnya bisa untuk mendanai segala yang berhubungan dengan sepakbola kita. Pada faktanya malah dibuat berhuru-hara sendiri ke Afrika. Ironi yang membuat pikiran saya mengkhayal lagi, bagaimana kalau 2012 dunia ini benar-benar kiamat. Harapan mutlak musnah. Kayaknya para pengurus PSSI semuanya masa bodoh atau boleh dikatakan tidak punya target untuk sepakbola. Take it slow, “alon-alon asal klakon ( pelan-pelan asal kesampaian ) “.Atau mungkin memang jiwa bangsa ini seperti itu ? Kalau benar memang seperti itu, berarti PSSI tidak salah. Yang salah mengapa saya dilahirkan di negeri ini.
Sudahlah, semuanya biarkan berjalan apa adanya. Yang terpenting semangat Piala Dunia harus tetap ada. Buat PSSI jangan ngurusin kesenangan sendiri, berpikirlah jauh ke depan.


Kamis, 03 Juni 2010

Tugas buat game....

Gan ane ceritain dikit kegiatan ane dikala semua anak yang alin udah pada libur kuliah. Ane sama temen-temen sekampus malah masih sibuk banget buat nyelesaiin tugas super duper berat di penghujung semester. Tugasnya kiat disuruh buat game yang memenuhi kriteria : memilki karakter banyak, ada elapsed time, bisa save and load game, dan masih banyak lagi gan.
Nah ane sebagai anak yang kurang mengerti di bidang kayak ginian, pas pertama kali liat tugas ini, langsung merinding. Kayaknya kagak mungkin ane nyelesaiin tugas sendirian.Tugasnya kelompok si, tapi ane masih ngeri. Ane yang biasa cuma bisa ngomentarin game, sekarang malah suruh buat game sebenaernya. Mana kagak gila kalao kayak gitu ?
Menurut ane tugasnya aneh banget. Pokoknya segala sesuatu yang ngeri ane anggap aneh pokoknya.
Agan-agan bisa bayangin kalao buat game yang paling sederhana, bikin source codenya udah puyeng banget gan.Belum lagi banyak perlakuan yang lain, kalau kita pingin buat game yang agak canggih.

Gini gan , ane dapet satu kelompok ma anak berda jurusan semua. Maklum ane dikelas itu cuma ada 3 orang yang satu jurusan,walaupun ane kenal semua ma anak-anaknya. Tapi yang paling ane keselin, pembagian tugasnya berdasar pada nilai kuis mata kuliah itu yang pertama. yaudah akhirnya ane dapet anak yang nilainya kagak jauh beda ma ane. mulai dari 50,51,52,54......Pokoknya berkisar antara itu deh.
Ane jadi bingung, kenapa kok pembagiannya kayak gitu. Kan aneh banget.Kagak tau alasannya apa yang penting gokil.
yaudah ane terus ngerjain tu tugas , sampe-sampe UMB yang ane ikutin batal gara-gara kecapekan . Pokonya tugas game ini susah banget.
nah hari ini, hari demo tugas game itu. Ya ane gara-gara semua kelompoknya boleh dikatakan biasa aja, ane dipasangin ma temen ane yang sering main sama ane dan hasilnya sebuah GAME YANG GOKIL DAN ANEH.
Game ane cuma punya 3 level. Kagak ada battle , kagak ada apa...Pokonya standar...
tapi ane bangga bisa bikin game walau cuma segitu...

UMB yang hilang dari gapaian

Jum'at 21 Mei 2010, sehari sebelum UMB dilaksanaakan

Success or Fail

Ane memang udah berencana buat ngikut UMB 2010. Waktu itu ane daftarnya juga salah. Ane pinginnya ujian di jakarta, eh malah salah mijit tombol ATM. Jadilah ane ujiannya di jogja. sebenarnya sih kagak kenape-nape gan, soalnya keluarga ana juga disana,tapi masalahnya waktu itu ane lagi ujian semester gan. Ngeri kalo ditinggalin.

Karena itu semua, ane akhirnya berjuang terus biar bisa ujian di jakarta. Tapi masalahnya , panitia sama sekali kagak ada yang kasihan ama ane gan. Ya sudahlah, takdir menjadikan ane kudu ujian di jogja.

Hari ini pun tiba, dimana ane udah nyiapin tiket buat pulang ke jogja. Belinya butuh pengorbanan gan. Coba bayangin, ane mau beli tilet kudu ke jatinegara dulu. Mungkin dianggap biasa, tapi maslahnya ane belum pernah ke sana sendirian. Ane kudu beli tiket dalam waktu hanya 2 jam. Soalnya ane selesai ujian setelah shalat jum'at. Wah pokoknya banyak banget kejadian yang ane alamin gan. Mulai dari salah naik bis , sampai ane ngeliat bis yang ane tumpangin nabrak orang. Ane juga ngeliat pemandangan di pelosok daerah jakarta yang masih sangat memprihatikan. Ane kagak tau, ane kudu buat apa lagi. Waktu buat persiapan sudah semakin deket. Yang akhirnya ane bisa sampe rumah jam 4 pas. Kereta berangkat dari stasiun Manggarai jam setengah delapan malam. Nah pikiran ane , ane mau istirahat dulu, soalnya masih ada waktu 3 jam lah buat berangkat.

Yaudah ane tidur pas jam 5. Padahal sebelum itu, pas lagi ujan deres, ane udah bela-belain buat berangkat awal, tapi gara-gara terayu oleh hawa yang masih ujan, akhirnya ane balik lagi. Nah mau tau kelanjutannya?
Begini jadinya. Ane nyuruh temen ane buat miscall ane jam setengah tujuh pas. Ane sms deh dia terus ane masang alarm jam 06.30. Kirain ane, ane kagak bisa kebablasan tidur. Ane pun langsung tidur.
Sepertinya tak lama kemudian, ane bangun. Ane ngerasa ada yang aneh. Ada yang kurang kayaknya. ane ngeliat jam. Jam menunjukkan jam 22.30. Ane heran, ngapain ane jadi kayak gini. Akhirnya ane sadar, ane lupa kalo ane harus pulang ke jogja, soalnya ujiannya dimulai besok jam tujuh pagi.
Ane langsung bingung, ane jadi kayak orang gila. Ane langsung keluar, tak tau apa yang kudu dilakuin. Akhirnya ane memutuskan buat ke tempat temen ane yang juga ikut uMB. Hati ini kayak disayat. Impian ane runtuh, bagaikan gedung yang menyangga bumi seluruhnya. Harapan ane langsung pupus.
Tapi ane bukan cewek gan yang terus nangis, ane membuka lagi hati ane. Masih ada kesempatan terakhir, SNMPTN. Yang makin parah lagi, ane baru nyadar, alarm yang ane pasang ternyata, nyala jam setengah tujuh pagi, Sial.
Bangun tidur di tanggal 22 Mei pun biasa aja. Ada beban yang ane tanggung, ketika bonyok ane pada nanyain kapan sampai rumahnya. Akhirnya ane jujur, kalu ane ketiduran. Ternyata sebuah alasan yang mudah dimengerti sama Mama dan Papa tercinta.
Ane terus iseng-iseng mijit-mijit handphone ane gan. Kagak tau kenapa, ane pas mau make HP itu, nomor yang pertama kali bukannya milik cewek ane, tapi panitia UMB. Ane pun iseng-iseng, nelpon dia. Ane sama sekali kagak ngira apapun. Paling jengkel doank. Tapi beda dengan hari itu, panitia itu bener-bener marahin ane gan. Ane dibilang anjing, kampret dan lainnya. Tapi ane berkesannya, pas dia ngomong dia langsung nyuruh ane buat pergi Salemba.
Waktu itu kayaknya udah jam tujuh. Akhirnya dengan bermodal tas dan kemeja item ane berangkat kesana. Ane pun langsung lari tanpa mandi atau apapun.
Ane sama sekali kagak ngira ane bisa tes.Ane langsung naik ojek buat ke salemba. Keretanya pun udah penuh.Ane berjuang dalam kereta itu. Sampai di Cikini, pas jam 08.00.Ane langsung ngojek, suruh abangnya ngebut motor. Sampai di Slaemba akhirnya cuma telat setengah jam. Akhirnya ane boleh ujian. Tap gimana lagi, ane udah kaga konsen suruh nerjain.
Tapi, dari itu semua ane jadi bisa tau kalau segala sesuatu jangan terlau tergantung sama orang lain.
Semoga UMB dan SNMPTN lolos FK.

Selasa, 18 Mei 2010

Ujian Pertama

Rabu, 19 Mei 2010

Nah hari ini, hari pertama ane ujian gan. Ujian pertamanya memang ujian yang boleh dibilang paling susah. Pelajaran pemrograman yang sama sekali ane kagak suka sebenernya. Tapi harus diambil buat prasyarta mata kuliah semester depan.

Hari pertama ujian, heh...kalau temen-temen yang lain pasti pada belajar serius banget. Beda ama ane, ane tadui malem sampai jam 12 belajar bareng temen buat persiapan UMB. Tadinya ane mau belajar buat UAS, tapi gara-gara ane udah janji ma temenk, jadinya ane harus belajar bareng ma dia.
tapi kagak ape-ape juga sioh. NBelajarnya seru. Rame dan yang pasti kagak bosan gan. Matematika SMA, itulah bahan belajar kita tadi malem. Tadinya sih ane mau belajar bener-bener, tapi karena suatu hal yang tak bisa kami hindari, akhirnya suasana belajar berubah jadi suasana curhat. Sampe-sampe ane lupa kalau kita udah ngobrol 2 jam lebih. Dan waktu pun menunjukkan jam 12.
Seperti yang ane bilang tadi, ane sebenarnya pingin belajar buat UAS. Nah akhirnya temen ane pulang ke kosnya. Dan niat hati pun berubah. Mulai memandang suasana esok hari yang dihadang oleh UAS. Langsung deh, ane buka tu laptop. Ane pelajari setiap materi yang mau diujiin.
Kalau mau tau, bahan yang ane pelajar buat UAS kayak gini gan :
Jumlah BAB : 6 BAB
GUI, Inner Class, Exception, Collection, File and Stream, Generic ( biar agan tau kalau ada kata kayak gitu tuh, pasti hubungannya bukan dengan bahasa manusia )
Jumlah slide tiap BAB : kurang lebih 40 slide
Jadi total slidenya : 240 slide.


Nah buat ane sih itu paraaaaaaah banget. Males banget buat mulai. Tapi gara-gara ane inget bonyok ane yang udah nguliahin ane, ya akhirnya ane baca deh slide-slidenya.

Tapi semua rencana ane ancur, 15 menit baca slide-slide kurang ajar itu, ane langsung ketiduran....

Dan keesokan harinya ane bangun jam 6 kurang 10....Ya udah ane pasrah.....Ujian jam 9...Ane belum ngeprint yang buat contekan......Pokonya hancur banget.....

Ujian pertama sukses .........


Photobucket

Senin, 17 Mei 2010

Bukan kesalahan mereka ........

Perebutan piala Thomas dan Uber telah berakhir kemarin Minggu. Dan hasilnya Indonesia berhasil ditaklukkan oleh China. Ane kagak tau, apa yang ane kudu lakuin. Nyesel sama Indonesia atau biasa aja. Tapi yang ada, ane malah semakin salut sama tim kita di kompetisi ini.
Ane kagak pernah ketinggalan nonton pertandingan ini gan. Jadi ane bisa nulis kayak gini. Kan kita kagak dilarang buat nulis opini kita kan.
Jadi menurut ane, tim kita adalah tim yang hebat. Tapi kenapa kalah? Ya pastinya ada yang lebih hebat lagi dari tim kita. Kan gitu kan? Pas final kemarin kemarin, kalo agan-agan liat, tim kita udah berjuang mati-matian untuk ngrebut juara itu kembali. Mereka telah melakukan yang terbaik. Apalagi ngeliat mereka pada kepontang-panting melayani para pemain China, ane rasanya nyesel kagak bisa nonton langsung disana. Yang jelas tim kita telah memberikan yang terbaik dan mengenai kekalahan, itu wajar. Kan ini pertandingan, jadi pasti ada yang menang dan ada yang kalah.

Yang pasti semoga aja kekalahan ini bisa menjadi cambukan bagi tim kita untuk terus berbenah. Pemerintah juga kudu merhatiin juga. Jangan cuma ngomong.

Good Luck Tim Indonesia

Photobucket

Photobucket




createdbypecintabulutangkis

Rabu, 12 Mei 2010

Mau tes

Hari ini ane mau tes beasiswa ppsdms gan...

Agenda tes yang sekarang kayaknya presentasi. Tapi ane kagak tau apa yang harus ane omongin ntar. Yang pasti ane usaha aj gan, buat pengalaman. Tapi dalam hati, ane masih bingung mau ngelanjutin kagak. Soalnya beasiswanya nyuruh ane kalau ketrima supaya tinggal di asrama. Tau lah, ane paling kagak suka kalau disuruh asrama. Rasnaya gimana gitu , pasti aneh menurut ane gan......

tapi tak apalah,......pasti Allah memberikan yang terbaik buat ane......

Nih nama beasiswanya, bagus kok tujuannya. Biar ada penerus bangsa yang berkualitas....

Photobucket

Teater "Hari Bumi"

nah ini dia penampilan ane bareng temen-temen di PSJ hari minggu tanggal 2 Mei kemarin...

Penampilan teater yang ini merupakan penampilan ane yang boleh dibilang paling gedhe ketimbang penampilan-penampilan ane yang lain...Jadi ceritanya disini, teater ane nampil di penutupan seminar nasional Hari Air UI. Makanya yang datang tuh bukan orang-orang abal doank, tapi para petinggi UI, katanya juaga ada Menteri PU kita.

Tapi ga masalah itunya, ane ngikut teater cuma buat nambah pengalaman doank, tambah temen juga. Jadi punya banyak temen ane .Kan enak tuh punya temen banyak. ga bakal nyesel deh ngelakuin hal-hal yang positif...

Temen-temen di teater ini tuh banyak. Mulai dari temen dari fakultas yang sama sampai lintas fakultas...
Tapi jangan kira main teater tuh ga capek ya..Ane harus ngrelain banyak tenaga buat ngelakuin ini semua. Setiap latihan ane harus datang. Ketuanya pasti udah ribut kalau anggotanya belum pada dateng. wajar ajalah anggotanya kan semuanya ngaret semua....Pokoknya ketuanya keren deh....Selalu nelpon di saat kita mau tidur, selalu sms ketika kita masih mau istirahat...pokoknya selalu ganggu ketika kita mau leha-leha.......


Photobucket

Photobucket

Nyampah doank hari ini......

Dini hari ini ni...rencana ane batal semua....

mau tau kan rencana yang mau ane lakuin malam ini :
- pertamax , mau ngerjain tugas akhir POK
- yang kedua, mau ngerjain tugas lima DPBO
- yang ketiga, mau ngerjain tugas MD 2
- yang keempat mau belajar buat tes beasiswa besok....
- yang kelima belajar UMB

Eh ga taunya semuanya batal gara-gara cuma nyampah doank sama temen ane yang namanya Ijul....

Coba bayangin dari tadi jam 8 yang udah kita lakuin cuma nonton sambil ngobrol doank...

Kagak ada pekerjaan lain....Gimana beres kuliah kalau kayak gini....

Aduh...ane jadi pusing ni....Gimana caranya ngurangin jadwal ngomongnya setiap hari coba....
Photobucket

Search