Minggu, 03 April 2011

Awal dari sebuah pelajaran

Gue tulis artikel, bermula dari ngeliat timeline twitter gue. Banyak dari temen-temen gue yang baru aja ngomongin masalah kepemimpinan. Yaudah akhirnya, sambil nginet, gue terus aja pantengin obrolan mereka. Dan gue ga salah langkah, banyak banget hal yang gue dapetin dari obrolan singkat dari temen-temen gue itu.
Pembelajaran yang bisa gue ambil dari diskusi itu adalah semua orang bisa dikatakan sebagai seorang pemimpin, walaupun itu pemimpin yang jelek atau baik. Yang terpenting, pemimpin adalah orang-orang yang bisa mendapatkan pengikut yang loyal kepadanya, artinya pemimpin itu bisa dipercaya oleh orang lain untuk memimpin mereka.
Pembelajaran selanjutnya adalah menjadi seorang pemimpin haruslah seseorang yang mempunyai kharisma. Ini dia yang paling menampar diri gue. Gue ngrasa hidup gue selama ini gue jalanin seenak enak gue aja, tana berpikir image gue mau ditaruh dimana. Pertanyaan gue sekrang, haruslah untuk menjdi seorang pemimpin itu, seseorang itu harus merubah dirinya menjadi seseorang yang penuh dengan kharisma? *guecobarenunginlagi
Yang terkahir dan gue yakin bukan yang terakhir untuk hari esok, sebagai manusia yang hidup berdampingan dengan orang lain, kita bisa menyenangkan beberapa orang, tapi perlu dicatat kita TIDAK BISA MENYENANGKAN SEMUA ORANG. hal inilah yang menjadi masalah gue sampai saat ini, soalnya gue selama ini berusaha untuk menjadi orang yang disenangi dan tidak dimusuhi oleh satupun orang. Gue juga ngrasa, selama yang gue pikirin hal-hal seperti ini, gue malah sering meyimpang dari prinsip hidup gue, Pokoknya untuk jadi pemimpin, JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK TIDAK DISENANGI OLEH SESEORANG.

Gue nulis ini karena, gue pingin jadi pemimpin,. Sayang banget udah kuliah jauh-jauh, akhirnya ga jadi pemimpin yang hebat.

Sekian curhatan gue.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Pemimpin tuh harus punya karakter yang otentik, yang emang gak dibuat-buat, tapi terbentuk melalui perjalanan hidup yang panjang.

Menjadi pemimpin bukan keinginan, tapi kewajiban. Ketika kita berambisi menjadi pemimpin, maka menurut saya itu adlah sebuah kesalahan, karena pemimpin bukanlah profesi, tapi karakter.

~hihi, tukeran link yuk, abdi!

Search